Destinasi Erbol (Humas MTsN) - Guna memacu kualitas dan mutu pembelajaran di kelas, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bantaeng sukses menggelar kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Tingkat Satuan Pendidikan.
Kegiatan yang dipusatkan di aula destinasi Permandian Erbol ini mengusung tema besar, yakni "Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik Melalui Kegiatan MGMP Tingkat satuan pendidikan".
Kegiatan ini dihadiri dan diikuti secara antusias oleh seluruh jajaran guru mata pelajaran, kepala madrasah, serta pengawas pembina Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng.
Dalam sesi pengarahan, Pengawas Bina MTsN Bantaeng, Hj. Suharti, S.Pd., M.M., memberikan penguatan materi sekaligus pesan filosofis yang mendalam bagi para tenaga pendidik. Beliau mengingatkan bahwa esensi seorang guru adalah menjadi pembelajar sepanjang hayat.
“Jangan berhenti belajar setelah mengajar, tetapi teruslah belajar untuk menjadi lebih baik lagi terhadap peserta didik,” tegas Hj. Suharti.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan terus berubah, sehingga guru dituntut untuk selalu meng-upgrade kompetensinya agar mampu menghadirkan pengajaran yang relevan, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital saat ini.
Senada dengan hal tersebut, Kepala MTsN Bantaeng, Muh. Kasim, S.Ag., M.Pd.I., turut memberikan motivasi mendalam untuk membakar semangat seluruh peserta yang hadir. Beliau menekankan pentingnya dedikasi dan konsistensi guru dalam mengembangkan kapasitas diri demi kemajuan para peserta didik.
“Kita harus meyakini bahwa hasil tidak pernah membohongi usaha. Setiap tetes keringat, waktu, dan kerja keras yang Bapak dan Ibu Guru curahkan untuk berinovasi serta menyusun strategi pembelajaran terbaik di forum ini, pasti akan berbuah manis pada peningkatan mutu serta prestasi anak-anak kita di kelas,” ujar Muh. Kasim memotivasi.
Sesi penguatan tersebut disambut positif oleh para peserta. Salah seorang guru MTsN Bantaeng, Muhammad Darwis, mengungkapkan bahwa kegiatan MGMP ini menjadi momentum yang sangat berharga bagi para tenaga pendidik untuk menyegarkan kembali komitmen dan teknik mengajar di kelas.
"Arahan dari Ibu Pengawas dan Bapak Kamad menjadi pemantik semangat bagi kami. Melalui wadah MGMP ini, kami bisa saling mengisi, mengoreksi kekurangan, dan berbagi metode baru yang lebih seru untuk diterapkan kepada siswa. Ini adalah langkah nyata kami untuk terus bertumbuh sebagai pendidik," ungkap Muhammad Darwis.
Melalui pelaksanaan MGMP yang terstruktur ini, MTsN Bantaeng berkomitmen untuk terus melahirkan inovasi-inovasi pembelajaran yang segar. Output dari kegiatan ini diharapkan langsung berdampak pada meningkatnya motivasi belajar siswa serta mutu lulusan madrasah secara berkelanjutan.(AR)