Lewati ke konten utama
Logo MTsN Bantaeng

Sentuhan Kurikulum Cinta, Cara Hangat Guru MTsN Bantaeng Sambut Siswa di Gerbang Madrasah

Sentuhan Kurikulum Cinta, Cara Hangat Guru MTsN Bantaeng Sambut Siswa di Gerbang Madrasah
04 Aug 2026 Berita

Dampang (Humas MTsN) Suasana pagi di MTsN Bantaeng kini tampak berbeda dan jauh lebih hangat. Tidak ada lagi wajah tegang atau langkah terburu-buru dari para siswa saat memasuki area Madrasah, mereka melangkah dan mendapatkan senyuman ramah dan sapaan hangat dari para guru yang berbaris rapi di depan gerbang madrasah menjadi pemandangan rutin setiap hari, Selasa,4/8/2026

Aksi jemput murid di gerbang ini merupakan salah satu terobosan nyata MTsN Bantaeng dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Filosofi pendidikan ini digagas langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, dan diatur melalui regulasi KMA 1503.Menghapus Ego, Menghadirkan Roh Kasih Sayang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah, menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan "roh" dari kurikulum yang sudah berjalan.

"Intinya, bagaimana setiap pendidik menyajikan materi pelajaran dengan rasa cinta. Tidak boleh ada ego, dominasi, atau kemarahan di dalam kelas. Yang pertama kali harus ditonjolkan adalah sifat rahmat dan kasih sayang," ujar H. Misbah dalam keterangannya.

Penerapan KBC di gerbang Madrasah ini dinilai sangat efektif untuk: 

1. Mendeteksi Suasana Hati: Guru dapat melihat langsung kondisi emosional anak sejak pertama kali mereka menginjakkan kaki di madrasah.

2. Mencegah Perundungan: Melalui sentuhan emosional di pagi hari, madrasah memperkuat kampanye stop bullying demi menciptakan lingkungan yang humanis.

3. Menghilangkan Jarak: Hubungan kaku antara guru dan murid mencair, sehingga siswa merasa aman dan menganggap madrasah sebagai rumah kedua mereka.

Disambut Antusias oleh Siswa dan Orang Tua, Langkah humanis ini mendapat respons luar biasa dari para orang tua murid. Mereka mengaku lebih tenang melepas anak-anak mereka ke Madrasah karena tahu anak-anak mereka disambut dengan penuh penghormatan dan kasih sayang.

Pembiasaan di gerbang ini kemudian dilanjutkan dengan penguatan spiritual di dalam lingkungan Madrasah, salah satunya lewat agenda rutin Sholat Dhuha berjamaah di Masjid Babul Khaer. Dengan perpaduan kedekatan emosional dan spiritual, MTsN Bantaeng optimis dapat melahirkan generasi cerdas yang berakhlak mulia serta memiliki ketahanan mental yang kokoh.(AR)


Bagikan:
Chat Kami