Dampang (Humas MTsN) - Aksi solidaritas kemanusiaan terus mengalir untuk para korban musibah kebakaran di Dusun Kampung Beru, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng.
Menanggapi bencana yang menghanguskan lima unit rumah warga tersebut, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bantaeng secara resmi membuka posko donasi dan penggalangan dana guna meringankan beban para korban yang terdampak.
Kebakaran yang terjadi pada awal September 2026 ini meluluhlantakkan tempat tinggal dan harta benda milik lima kepala keluarga (KK). Hingga kini, gelombang bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng, jajaran legislatif, hingga organisasi sosial seperti Baznas dan TP PKK Kabupaten Bantaeng terus disalurkan ke lokasi kejadian.
Tergerak oleh penderitaan warga, Pengurus OSIM MTsN Bantaeng, Ismail, S.Or.,Gr mengajak seluruh guru, staf, siswa, orang tua murid, serta masyarakat luas untuk turut mengulurkan tangan.
Donasi yang dikumpulkan diprioritaskan dalam bentuk dana tunai, bahan pangan pokok (sembako), serta pakaian layak pakai.
"Melalui penggalangan donasi ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial yang tinggi di lingkungan madrasah, sekaligus memberikan dukungan nyata agar saudara-saudara kita di Desa Tombolo dapat segera bangkit dari masa-masa sulit ini," ujar perwakilan pihak madrasah.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya secara langsung, dapat mengunjungi Posko Peduli Bencana MTsN Bantaeng di area lingkungan madrasah, atau menghubungi pihak pengelola zakat dan sosial madrasah setempat untuk konfirmasi penyaluran donasi.
Seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan secara langsung kepada para korban di tenda pengungsian atau posko utama di Desa Tombolo.(AR)