Dampang (Humas MTsN) Suasana di kompleks MTsN Bantaeng tampak berbeda dan penuh semangat, Ratusan siswa bersama para guru kompak turun ke lapangan dengan membawa bibit pohon dan sekop. Aksi hijau ini merupakan gerakan menanam pohon massal yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Selasa, 3/7/2026
Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas instruksi resmi Kementerian Agama Republik Indonesia dalam menggalakkan program Ekoteologi (eco-theology) di lingkungan pendidikan Islam.
Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran ekologis kepada generasi muda sejak dini. Melalui instruksi pusat, Kementerian Agama menegaskan bahwa menjaga kelestarian bumi bukan sekadar urusan sosial, melainkan bagian dari perwujudan iman dan tanggung jawab moral umat beragama.
Kepala Madrasah MTsN Bantaeng menyampaikan bahwa keterlibatan aktif seluruh elemen Madrasah adalah kunci utama keberhasilan program ini.
"Kami ingin lingkungan madrasah ini menjadi area yang rindang, sejuk, dan sehat untuk proses belajar-mengajar siswa. Menanam pohon hari ini adalah investasi oksigen dan masa depan untuk generasi yang akan datang," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Aksi menanam pohon ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para murid. Mereka saling bahu membahu bersama para guru menggali tanah, menanam bibit, hingga menyiramnya.
Melalui metode edukasi karakter berbasis lingkungan ini, siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung kepedulian nyata mencintai bumi dan menyayangi alam.
Dengan adanya gerakan serentak ini, MTsN Bantaeng diharapkan mampu menjadi pelopor madrasah hijau (Green Madrasah) di Kabupaten Bantaeng yang mengintegrasikan nilai-nilai kesalehan spiritual dengan kesalehan lingkungan hidup. (AR)